Road To Heaven… Good By Bujangann

Pernikahanku

Alhamdulillah puji syukur patut aku haturkan kehadirat ilahi robbi.. pada akhirnya penantian melepas kesendirianku datang juga. Tanpa di paksakan dan tanpa “ngoyo” dengan sendirinya begitu mudah datang pada diriku. Yach… akhirnya aku bisa juga melepas status bujangan yang selama ini menempel diriku… Aku pikir semua ini adalah kehendak dan dorongan dan dalam pengaturan Allah SWT yang memberikan kehidupan, yang memberikan jodoh dan pasangan. Waktu yang singkat tidaklah membuat ragu2 karena jalinan komunikasi sudah ku bina hampir 2 tahun lamanya. Meskipun tanpa bertatap muka langsung, diantara jarak yang begitu jauh antara Kairo Mesir dengan Solo, toh akhirnya dapat dijembantani juga. Lewat media Internet yang begitu pesat tidak ku sia-siakan untuk menjalin hubungan komunikasi dan saling curhat pribadi menumbuhkan benih2 kasih sayang diantara kami. Yup.. tahun 2005 awalnya aku coba2 tuk bangkit mencari2 pasangan. Aku memang senang mencari kekasih yang belum dikenal sama sekali, sehingga meskipun aku sudah bekerja di Pondok Assalaam yang notabene banyak ustadzah2 yang cakep dan berhati baik tapi ternyata tidak menggoyahkan hatiku. Ada satu dua emang dulu pernah “ngesir” tapi akhirnya ku lepas lantaran kedekatan itu yang bikin tidak “asyik”. Akhirnya ku coba chat dengan para alumni dan kebetulan list (daftar) nama di YM ku sangat banyak sekali baik terutama alumni. Alhamdulillah tanpa sengaja, ketika pada ngumpul2 anak IKMAS Kairo itu, aku dikenalin ama cewek. Awalnya sih aku iseng aja kenal basa-basi gitu dech.. kita ngobrol ngalor ngidul tentang apa saja. dan ternyata dia memberikan respon dan saling menghubungi aku. Akhirnya aku tahu kalo dia juga alumni assalaam tahun 2000. Yach.. awalnya sih aku ragu bisa menjalin hubungan dengan dia apa ga karena aku selalu gagal mendekati mantan santriwati karena mereka sukanya juga iseng. Karena aku sudah mengetahui karakter santriwati assalaam yaitu “dekat kalo butuh, jauh kalo ga butuh” akhirnya aku memberanikan diri minta penegasan pada dia.
Ku katakan pada dia, “Chatingan kita serius apa cuman sekedar temen chating”, karena aku khawatir mengalami gagal lagi.. jadi korban iseng chatingan.
Akhirnya setelah ku ajak dengan serius ternyata dia memberikan respn balik juga. Dan ujung2nya ternyata dia juga sudah bosen dengan cowok2 yang ada di kairo. saking judegnnya… kemana2 selalu ketemu orang indonesia. Tu dia yang bikin tidak asyik berkenalan dengan cowok indonesia yang di kairo. Alhamdulillah dia bersedia menjalin hubungan dengan aku lantara aku juga belom di kenal sama sekali sebelumnya.

 Alhamdulillah akhirnya aku bisa chat setiap saat. Dari bangun tidur, mau tidur, tidak pernah lepas dari kontak komunikasi terus tiada henti.bahkan aku sampai kehabisan bahan tuk cerita. Alhamdulillah hubunganku bisa bertahan sampai 2 tahun. Dan aku harus sabar untuk menunggu sampai dia pulang. Syukur pada Allah akhirnya dia juga bisa menyelesaikan studinya yang ham[pir 7 tahun di kairo meskipun dengan hasil cukup tapi sudah lumayan bisa menyelesaikan pendidikan Lc di Kairo Mesir.

Rencana setelah lulus tidak pulang dulu, karena pingin menyempurnakan untuk ibadah haji. Bila lolos menjadi TEMUS (Tenaga Musiman) haji maka aku harus menunggu sampai bulan Maret 2008. Yach.. aku mengelus dada.. tapi tidak masalah karena niatnya adalah untuk menunaikan ibadah haji. Setelah melewati proses undian di KBRI ternyata dia gagal alias tidak mendapatkan jatah cuman dapat sebagai CADANGAN. satu sisi kasian keinginan dia tidak tercapai, tapi sisi yang pasti ada hikmahnya. Nah… Disanalah diriku yang sedang menanti kehadirannya. Mungkin Allah SWT sudah menakdirkan dia untuk segera pulang ke Tanah Air membangun cita-cita seperti yang di obrolkan di chatingan. Aku akhirnya bisa mengambil hikmah dari peristiwa ini. Syukurlah karena masuk CADANGAN TEMUS akhirnya dia tidak jadi berangkat ke Tanah Suci Mekkah. Selesai sudah pendidikan di Kairo suka tidak suka harus kembali ke Tanah Air.

Tanggal 29 September 2007 dia kembali ke Tanah Air Tercinta di Gresik. Waktu itu masih dalam puasa Ramadhan 1428 H. Selama persiapan perjalanan pulang ke tanah air itu, aku masih terus menjalin hubungan komunikasi lewat chatingan denganya. Dalam beberapa hari terakhir dia sudah menghilang dan tidak pernah online kembali. Aku pikir apa sedang dalam perjalanan pulang ke tanah air karena sebelumnya dia memang tidak memberikan kepastian tanggal kepulangannya coz untuk memberikan suprises padaku. Tepat dugaanku sebelumnya… kira2 malam hari, HPku di miscall cuman tidak ku kenal. Aku biarkan… ternyata ada SMS dia memberikan pesan bawah sudah ada di rumah. wahhh senangnya hatiku… Langsung aku kontak dengan HPku Samsung C100 (hehehe kuno kali yaa)… aku hubungi dia ada ternyata benar sudah sampai di tanah air jam 24 malam hari.

Alhamdulillah Aku sujud syukur, akhirnya biduan yang aku nantikan sudah ada di ujung mata. Karena masih dalam bulan puasa.. aku belom sempat main ke rumahnya. Cukup dengan SMS hubungan terus aku jaga. Lama-lama akhirnya sudah tidak ada sekat lagi diantara kita. Semua cerita blak-blakan baik seneng maupun susah. Alhamdulillah setelah selesai lebaran aku berniat akan menemuinya dia di kediamanya di Gresik. Aku belum pernah ke sana tapi karena ingin bertemu dengan kekasih, semuanya di tabras aja asal bisa ketemu.

Alhamdulillah ternyata juga ada acara halal bihahal keluarga besarku di Solo. Waktu itu hari senin tanggal 15 Oktober 2007 di Kadipiro Solo. Pagi harinya Rabu 16 Oktober 2007 dengan mengucap bismillah akhirnya aku “budal” beragkat ke gresik. Aku naik bis jurusan Solo-Surabaya. Sayang bis EKA yang dipinginkan tidak kunjung datang di terminal karena bersamaan dengan Arus Balik Lebaran. Akhirnya dengan terpaksa aku naik bis ekonomi yang super sumpek dan panas dan lama. Ku jalani hingga akhirnya aku sampai di terminal Bungurasih Surabaya jam 16.30 WIB. Leat SMS akhirnya dia juga berangkat menuju bungurasih setelah sebelumnya main di rumah temen di pasuruan. Akhirnya……. aku bertemu dengan kekasihku pertama kali di situ. Heheheh bukan kayak film india or indonesia lantas bertemu dan salingh berpelukan. Aku hanya mengucapkan syukur alhamdulillah bisa berjumpa pertama kali dengan dia. Tidak ada rasa “pangling” diantara kami karena sudah hampir 2 tahun chat dengan menggunakan kamera. Dia ditemenin dengan adiknya. Kami sedikit rada canggung bertemu.. istilahnya “malu-malu kucing”. kami bertiga menuju rumahnya di Ujungpangkah Gresik. Ugh… ternyata jauh juga menuju rumahnya dari terminal bungurasih hampir 2 jaman perjalanan dengan naik bis. Emm… ternnyata di kanan kiri semua adalah tambak. Bener juga kalo dia cerita bapaknya nelayan… pantesan di kanan kirinya banyak sekali tambak.

Aku menginap di rumahnnya sampai hari jumat. Pagi harinya kami berdua menuju ke rumahku di semarang untuk aku kenalkan dan perlihatkan dengan ibu mertua. Alhamdulillah aku sampai di semarang jam 16.30 sore dan bertemu dengan semua keluargaku. Cukup sebentar saja di rumah 1 jam saja berikutnya dia main ke rumah temannya di Pedurungan semarang karena akan berangkat ke Pekalongan untuk acara reuni dengan temen2 almamater cairo disana. Ku antar dia ke rumah temennya namanya Muna di Pedurungan Semarang. Setelah itu ku tinggal balik dan dia pergi bersama dengan temenya.

Selesai bertemu dengan temen2 dipekalongan kemudian balik lagi ke semarang. Hehehe akhirnya aku bisa jalan2 keliling kota semarang dengan dia. Ku ajak jalan2 muter2 di kota semarang, ke Gombel melihat panorama semarang dari atas, ke masjid agung jawa tengah, jalan2 ke mal2 yang cukup banyak di semarang kira2 sampai 2 hari di semarang kemudian kami lanjutkan jalan2 ke solo dirumah temennya.

Kami budal ke solo sore hari sampai di solo jam 7 malam. Dan alhamdulillah langsung menuju ke rumah awik dan dia ternyata ada di rumah.. yaa rame ketemu kangen2 nan sesama alamamater kairo. Bertemu sejenak sampai 2 jam kemudian aku telpon wisma tamu untuk membboking kamar karena aku tidak mau masuk pondok dengan status yang masih “pacaran”. Alhamdulillah dapat kamar di wisma tamu. Aku inapkan dia di situ sementara aku tidur sendiri dikamarku di pondok. 2 hari di kota solo termasuk main ke temennya Nuhi di Boyolali dan menginap ke sana.

Setelah selesai puas main ke rumah teme2nya, dia pulang balik ke Gresik dan terhitung hampir 1 minggu keliling kota Gresik, Semarang,
Pekalongan, Solo dan Boyolali. Dia pulang persis 1 hari sebelum acara halal bihalal pegawai di pondok tanggal 23 Oktober 2007. Aku antar dia pulang sendiri ke Gresik naik bis patas karena tidak mungkin aku menemani lagi karena besok harinya aku harus sudah kumpul pegawai. Alhamdulillah sore hari dia sampai dirumah gresik dengan selamat.

2 hari setelah sampai di rumah. Jumatsore ibu datang dengan cucu (mengantar pulang ke pondok). Dari situ ibu juga ngomongin masalah masa depanku.
Sabtu pagi harinya ibu pulang ke semarang dan ponakan aku anter balik ke pondok semua. Malam harinya sekitar jam 11 malem, aku dapat SMS dari kakak untuk segera pulang pada pagi harinya yaitu hari ahad untuk segera pergi ke gresik dengan tujuan untuk silaturahmi. Pagi harinya tanpa pikir panjang aku berangkat pulang ke semarang. Jam 10 an pagi itu budal ke gresik dengan ibu, kakak dan sopir (berempat) dan sampai di rumah Ujung pangkah gresik jam 17.00 WIB.

Sampai disana kami disambut oleh bude nya dia. Dankami dijamu dengan makanan yang wenak wenak heheh. Setelah basa-basi maksud kedatangan orangtua ku kesana dan dari sindiran obrolan2 itu, akhirnya apa yang tersirat dalam hati orang tuaku diterima oleh pihak keluarga dia. Setelah itu tanpa basa basi dan panjang lebar, Pak De nya mengabbil kalender untuk segera saja menentukan hari H nya. kira2 aku digresik tanggal 30 Oktober 2007. Stelah dilihat2 tanggal baiknya, akhirnya di putuskan tanggall 8 November 2007 dilangsungkan saja acara ijab qobul. Semua berdiam dan sambil mesem2. Orangtuaku minta mundur sedikir dari tanggal itu tapi beli sudah mentok pada keyakinan pada tanggal 8 November 2007 yang bisa dan “selo”. Aku di jatah waktu hanya 11 hari untuk mengurus dan mempersiapkan ini itu dll.

Alhamdulillah pada senin harinya aku urus surat pengantar RT, RW tapi sayang aku tidak bisa dan telat memproses surat pernyataan belum menikah.kulanjutkan lagi mengurus pada hari selasa. Alhamdulillah semua berkas sudah lengkap aku pergi ke kantor keluruhan. Oleh mudin kelurahan beliau mengatakan, kalo di urus sendiri dan di urus oranglain biayanya sama sekitar 60,000 an. Kalo di uruskan tinggal nambah ongkos untuk bensin. Tanpa panjang lebar aku serahkan saja pada pak mudin untuk mengurus sampai selesai dan aku tunggu hingga sore hari. karena aku balik ke solo sore harinya. Alhamdulillah surat2 sudah beres tepat sebelum ashar. dan aku kirim pakai pos kilat khusus. datang kira2 sampai 2 hari. yaitu hari kamis sampai.

Teryata sampai hari kamis sore hari itu surat belum nyampe di alamat yang dituju. Ugh.. aku mo marah ga bisa hanya pasrah saja semoga surat2 nikahku sampai di alamat. Aku tak putus asa, aku cek kantor pos di semarang bahkan tepon kantor pos gresik. Jumat pagi aku pulang ke semarang langsung menuju kantor pos semarang dan menanyakan kiriman surat ku. Katanya sudah di kirim.. akhirnya aku inisiatif sendiri menelpon informasi 108 menanyakan kantor pos gresik. alhamdulillah setelah saya telpon suratku sudah sampai di kecamatan dan kata dia kalo sudah di kecamatan sudah aman. Alhamdulillah sore hari akhirnya surat2 nikahku sudah sampai di tangan.

Alhamdulillah hari H-nya tanggal 8 November 2007 aku berhasil melewati proses menuju kehidupan baru. Acara ijab qobul dengan lancar tanpa “remidi” aku ucapkan dengan lafal bahasa arab sesuai permintaan istriku. “Qobiltu Nikahaha wa Tazwijaha linafsii bil mahril madkuri haalaan”. Alhamdulillah robbil alamin. Serangkah mas kawinku berupa seperangkat alat sholat dan perhiasan emas sebesar 12 grm dibayar tunai.

Alhamdulillah akhirnya aku sudah melepas status lajang. Dan aku berkeyakinan aku tidak mau menjadi bujang lapuk yang tidak menikah2. Aku yakin bahwa Allah SWT sudah mengatur dengan mudah dan indahnya perjalanan ini. Dan akhirnya aku sampai di pintu gerbang dunia baru. Dunia bagaikan surga yang ditemanin oleh istri tercinta. Semoga Allah SWT memberiku kebahagian dunia akhirat hingga kakek nenek dan sampai mau menjemput dan semoga Allah SWT memberiku keturunan generasi penerus putra dan putri yang saleh dan salehah yang taat pada Allah dan mengikuti sunah Rasulullah SAW. Aamin…

Iklan

2 Tanggapan to “Road To Heaven… Good By Bujangann”

  1. Assalaamualaikum,
    Selamat, Atas Pernikahan mu semoga Barokah, jadi yang waktu malam-malam kamu chatting denganku dikantor itu sama dia ya, kalau masih ada stok aku mau dong, biar bisa segera nyusul kamu. selain mengucapkan selamat aku mau terima kasih, atas semua yang kamu berikan terutama akomodasi dan kursus singkat membuat blognya,sekarang aku lagi belajar buat blog buat tempat ngungkapin isi hati soalnya belum ada seorang bidadari yang bersedia setia mendengarkan marah, sedih, gembiraku, enggak kayak kamu. kog jadi curhat sih,sorry ya, meskipun akuenggakbisalagi ketemua face to face (kamu tentu tahu sebabnya) aku harap silaturahmi kita tetap terjalin. amin.
    kalau mau balas ke alamat emailku aja syamindo@yahoo.com.
    Barokahallahu lakuma fi khoirin (maaf kalau salah)
    Wassalaamualaikum Wr.Wb

  2. yaa segera aja buat blog. gampang kok sudah banyak yang makai. Yaa namanya ketemu jodoh kan tidak harus face to face tapi bisa juga lewat berbagai cara. banyak jalan ke roma gitu loch…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: